Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

OGGI GUNADI www.oggigunadi.wordpress.com


Ada cerita menggelitik tentang pejabat / orang terkenal  yang ramai  dibicarakan tadi siang di BBM dan twitter mengenai sikap angkuh dan arogannya  yang tidak mau turun dari pesawat terbang karena double seat

Padahal jelas jelas bangku tesebut milik orang lain,(seat yang sama jadwal flight yeng berbeda) .Namun terlepas dari benar tidaknya versi berita tersebut dan klarifikasinya yang katanya berita ini sudah dibantah).

Ini  membuat saya teringat dengan obrolan dua orang teman saya asal German dan Scotland yang hobynya bukan hanya jalan jalan  namun mengamati perilaku budaya manusia juga yang mengatakan umumnya bangsa di Asia masih tidak mengerti mana yang pantas dan tidak dalam hal attitude. Semula saya masih tidak terima dan marah, namun dari pada menampik, saya mencoba menyaringnya sebagai masukan yang positif

Atas ajakan saya pula mereka datang ke Bali dan Jakarta beberapa kali. Sampai mereka fed up untuk jalan jalan di Jakarta, bukan karena sumpek , polusi atau macet,,,namun karena tidak tertib-nya Jakarta yang kurang lebih hampir sama dengan India dan Bangladesh

Saya sangat setuju Indonesia adalah bangsa yang ramah tamah dan sopan santun, tapi mengenai etika, tunggu dulu, saya bisa bilang Bangsa kita masih jauh dari etika yang baik. Etika disini luas artinya, tapi paling mudah menjabarkan ke dalam tiga kata, yaitu tahu diri, berbudaya dan tertib.

Tiga hal tersebut saya lihat hampir tidak ada dalam kehidupan khususnya di kota besar, alasannya hanya karena ego masing masing dan tidak terpikirkan di benak kita, apa pantas kita melakukan ini atau tidak? Yang ada di benak kita adalah,,,,jangan salahin saya , yang lain begitu …atau abis pemerintahnya begini, atau,,emang gue pikirin

Contoh kasus yang baru saja terjadi dan ramai dibicarakan di twitter merupakan salah satu sikap egois, tidak tahu diri dan etika yang akhirnya tanpa sadar dia telah memepermalukan dirinya sendiri.Namun banyak sekali kasus seperti itu terjadi di kita, mulai dari hal yang kecil, etika berkendara yang sekarang sudah tidak ada lagi mulai dari lampu merah, lihat saja busway, semua antri menunggu bus trans, namun saat pintu dibuka, kita tidak tahu lagi siapa yang sudah menunggu lama atau baru, berusaha saling menyerobot. Dalam artikel ini kita tidak perlu menyalahkan pemerintah dan transportasi yang masih sangat buruk

Mungkin bisa dihitung kita dapat mengucapkan terima kasih dan permisi kepada orang lain atau petugas suatu layanan (selain tempat jasa besar seperti customer service, reception atau teller) atau seringkah kita melihat orang membukakan / menahan pintu atau lift bagi orang lain dan mengucap terima kasih? Atau seringkah kita melihat orang mau menggeser tempat duduknya di angkutan umum /bus tanpa menunggu teriakan kernet ? yang paling parah adalah merokok di area umum, baik itu angkutan atau antrian. Sering saya lihat ekspresi perokok itu dan yang dibenak saya adalah,,apa yang ada difikiran dia..saking nikmatnya merokok dia tidak berfikir orang NON smoker sekelilingnya sangat terganggu

Ada cerita yang tidak saya lupakan di London kemarin, Saya menunggu bus yang cukup lama, sekitar 20 menit bus belum datang, kami semua menunggu tidak beraturan di halte, namun rupanya tiap orang sudah tahu siapa yang datang duluan, sampai disaat bus datang, laki laki yang masih kecil itu menunggu di depan bus dan beberapa orang antre sesudahnya. Sebelum saya memang ada seorang wanita sepuh yang memakai tongkat.

Pintu bus di buka, namun si laki laki kecil tersebut yang seharusnya cepat naik, tidak tega, dia menyilakan sang nenek untuk naik bus duluan sebagai rasa hormat, begitupun penumpang kedua, namun sang nenek bersikeras untuk mengantri karena menghargai bahwa dia di urutan kesekian karena datang belakangan

Tanpa menghubungkan membedakan dan membandingkan Negara maju atau berkembang dan kemajuan ekonomi dan transportasi, namun saya melihat perilaku masyarakat kita memang tidak terbiasa dengan hal hal di atas.

Sejak kecil kita hanya terbiasa untuk manis, sopan dan ramah dikalangan terhadap orang yang lebih tua, keluarga dan saudara saja.Kita memang saling respek di kalangan terbatas saja.  Namun saat kita berada di luar rumah, hampir kita tidak pernah melihat orang lain dan sekitarnya , Jarang sekali kita mengucap kata Terima kasih, Maaf dan Permisi  atas hal hal yang kita lakukan tanpa disengaja. Misalnya menyenggol atau apresiasi terhadap sikap seseorang…barangkali kita sendiri akan menjawab, Emang penting ye? Emang gue pikirin atau Siape lu……..singkatnya basa basi enggak penting banget, untuk apa?

Hal hal yang kecil tersebut banyak yang tidak kita sadari dimanapun berada, dan kita memang tidak pernah dan tidak mau memikirkan hal hal tersebut…..karena kita tidak mau membiasakannya dan kitapun tidak akan mau peduli bahwa generasi selanjutnya akan bagaimana

Mungkin tiap individu dan keluarga di Indonesia, terlepas dari  tingkat ekonomi, agama dan edukasinya perlu belajar lagi apa itu etika dan empati. Ataukah budaya kita memang sudah seperti ini


Blog EntryOct 27, '10 1:49 AM
for everyone

37 hours with  Turbulance * phew*

 Sabtu dan Minggu  tanggal 24 october 2010 siang teman teman baik saya menemani persiapan saya berangkat ke US hingga ke airport

Di Airport ada sekitar 27 mahasisa mahasiswi pilihan yang dikirim ke kontingen pertukaran pelajar international. Lucu juga begitu di pesawat yang mengangkut kami ke Jepang, mereka sibuk berbahasa inggris satu sama lainnya, walau kesannya jadi aneh, tapi bahasa inggris mereka cukup lancar hingga dua orang dibelakang saya saling bersahutan : what is  occupation? ..timpal yang satunya lagi : it is pekerjaan  sambil kembalimengisi formulir J

 

Berangkat dari Soekarno Hatta jam 22.00. Udara cukup bersahabat walau bagaimanapun kondisi alam saat itu tidaklah terlalu baik. 30 menit diatas udara sudah disambut dengan turbulence.

Setelah 30 menit pertama selanjutnya sudah bisa ditebak,, setiap 15-30 menit selalu ada turbulence ringan maupun berat, bisa dibayangkan betapa panic dan ngos ngosannya setiap naik turun. Saya lihat students di bangku ujung kelihatan pucat,,hahahah ada teman pucat rupanya jadi saya enggak sendirian, beruntung kursi di tengah ( jajaran ) saya kosong sehingga saya bisa selonjoran sendiri… walau berasa tidur di roller coaster yang naik turun akibat turbulence, membayangkan rasanya dibaringkan naik ambulance dalam kecepatan penuh,,,hiyyyy serem

 

Namanya juga USA..HA 

Setelah 7 jam penerbangan tibalah saya di Narita, Tokyo puku 08.00 pagi, saya tahu karena tidak punya visa otomatis saya nggak bisa keluar bandara.

Setelah saya menggosok gigi dan cuci muka, sebenarnya saya tahu kalau tidak ada visa on arrival  Tapi saya waktu itu pura pura bertanya lagi dan ya, petugas cantik di jalur khusus menyuruh saya mengisi form tanpa visa. Yes, gumam saya dan menyuruh saya mengantri

Saat itu masih kosong, dan saya piker berhasil, saat petugas mau mencap paspor saya dia tiba tiba berubah pikiran, bagaimanapun Visa on Arrival tidak ada disini, Im so sorry…hehehhehe ngga berhasil saudara saudara,,saya disuruh kembali lagi

 

9 Jam ..watashi wa capeku dehsu ne

Petugas di Airport Narita itu lucu lucu dan ramah, saya iseng bawa botol minuman dari pesawatpun disuruh di minum ( nggak diambil lalu dibuang),,please have a drink, katanya, dan saat saya berpindah dari terminal 2 dengan bus,,,petugasnya ramah, bahasa inggrisnya tidak terlalu baik namun the way menerangkan kepada saya dan berempati menunggu 9 jam yang lama,,cukup menghibur saya,,it so funny

 Saya sempat mau check in di Dayroom dan shower, tapi harganya dihitung per jam dan cukup mahal, akhirnya saya memutuskan untuk tidak, tokh diluar mendung seharian (ya, nggak ngaruh juga  sih, kan saya di dalam airport J)

 Di terminal 2 saya melihat lihat duty free shop, FA-SO-LA, dan sempat minum kopi juga untuk melepas kepenatan,

Saya perhatikan, orang jepang itu memang lucu dan unik karakternya, beberapa sepuh yang bisa dibilang kakek kakek, masih mengenakan tas ransel yang ditempeli boneka boneka,, saya fikir mungkin init as cucu-nya,, tapi saya lihat tidak hanya satu melainkan beberapa orang kakek juga heheh

 Memperhatikan pesawat landing dan take off dari depan mata sungguh menyenangkan, sekitar 30 menit saya tertidur dan bangun, tidak terlalu puas, tapi paling tidak saya merasakan muka saya tambah tebal, artinya saya sempat terlelap

 Bangun dan saya makan Big Mac Mcdonald sekitar 750yen hars dengan transalator, seoarang anak kecil lokal membantu saya untuk menjelaskan  makanan yang saya order, namun dari semuanya saya suka dengan pelayanan mereka yang ramah dan sopan santun

Setelah menikmati wifi gratis di desk khusus, dan jalan jalan di seputar airport tanpa terasa sudah hampir 9 jam saya menunggu di Narita, Tokyo. Seharian mendung membuat saya tidak merasa rugi karena harus berdiam diri di airport

 

United Airlines to Washington DC

Setelah check in , suasana boarding menuju pesawat berbadan besar dengan dua lantai ini sangat relaks, tidak ada penjagaan ketat ataupun hal lainnya, padahal ini penerbangan amerika lama yang akan memakan waktu 13 jam lebih menuju Washington DC

Saya mendapat seat yang tidak enak yaitu 35F artinya sudah di tengah, saya harus berada dideretan 4 dari 5 penumpang, dan sayapun berdoa semoga disebelah kiri saya kosong jadi saya bisa sedikit relaks tanpa harus merasa risih dengan muka tetangga yang jaraknya 2 jengkal dari telinga kiri maupun kanan saya

Dan alhamdulilah, bangku E kosong, jadi saya bisa sedikit miring ke kiri, karena di kanan seorang pria amerika duduk dan jadinya agak kagok saja.

Di seat C dan D suami istri sedari tadi sudah mencuri curi pandang saya, mungkin di benaknya terlintas,, apa ini teroris? Teroris kok lucu ya hahahahahahah  setelah 8-10 kali mereka melirik saya, langsung saya tegor,,you are not feelling cold aren’t you? Karena memang rasanya row kami berada di depan ibu dari segala AC, super cool

 

another JetCoaster, Roller coaster 13 hours

Cuaca memang sangat buruk, apalagi pesawat itu harus melintas samudra pacific yang sangat lama, melintas atlantik selama 8 jam dan melewati date line juga tentu merupakan perjalanan yang sangat amat melelahkan, bagaimana jika harus ada pendaratan darurat…laut atlantik ? Blah,,,titanic dong

Benar saja,, ini sambungan dari Jet Coaster perjalanan saya Jakarta- Tokyo,, lebh parah namun karena bumpingnya bisa naik 1,5 meter dan turun 1,5 meter, beberapa penumpang pucat, namun saya terlalu ngantuk untuk pucat. Maka muka saya cukup kalem dengan senyum menutup rasa takut, terlelap dan biarkan jantung yang bermain dag dig dug sambil menghela nafas beberapa kali

 

YAY…Nagih, enak,,,seru juga

Ternyata entah obat apa yang saya telan, ketakutan saya berubah menjadi candu turbulence. Seperti naik kuda liar, yang bisa terpelanting kapan saja. Saat berada diatas awan yang ramah dan datar, saya tenang tapi terasa bosan, namun saat memasuki cuaca buruk dan tanda dipesawat dibunyikan saya mulai dag dig dug, takut tapi nagih hehehheeh gila ,memang, tapi itulah adanya. Yang penting jangan sampai pesawat terbalik saja, lagian ini kan pesawat 2 tingkat yang besar jadi tidaklah terlalu sensitive dengan tekanan angin, berbeda dengan pesawat kecil, salah salah, satu sayap bisa copot kan ngga seru,,alamak,,terbang dengan satu sayap,,,wassalam already

Setelah melewati date line, ternayat sudah pagi, dan 1 jam lagi tiba di Washingtn DC.

Steward dan stewardessnya cukup tua, mungkin rata rata diatas usia 50 semuanya, jadi lebih pantas untuk dipanggil EMAK, instead of EMBAK.. atau PAK instead of MAS… lagian merekapun benar benar cuek, maaf badan yang tumbuh subur sepertinya tidak segreget pramugari dan pramugara Asia. Namun ya itulah senior dan kawakan tahu kapan harus duduk ( tanda turbulence-nya serius) ataupun tetap santai (turbulancenya tidak lama) tapi kemarin mereka duduknya cukup lama,…weleh,,,hampir aja saya yang menutup muka dengan kedua tangan berdoa sendiri,, J

 

Welcome to United States of America

Tba di Wahington DC minggu sore itu cukup banyak antrian, seperti orang bilang, masuk USA itu susah dan bisa di interogasi berjam jam,,,hello nggak ada tuh yang diperlakukan aneh. Begitupun giliran saya saat berikan Passport dan check kelengkapan, saya diminta masuk ruang untuk mendapatkan surat karena saya bekerja ( bukan dicurigai loh) dan saya mendeclare karena saya bawa makanan yaitu abon J.

Di ruangan tersebut saya hanya ditanya tinggi badan berapa dan apakah saya sudah merried ( kalau tidak, disamping saya masih available, sambil meunjuk ke officer perempuan ) mereka berdua berkesan gokil dan asyik sendiri,, tapi never mind, I love their style…

 

Dan tidak sampai 10 menit semuanya beres, tapi abon saya terpaksa dibuang L karena menurut mereka makanan dari East Asia banyak bermasalah, saya malas menjawab namun mereka ramah ramah kok, mulai dari bilang coat saya bagus hehehe sampai have a safe journey to Orlando

 

Pff.. saya ketinggalan pesawat karena antrian tadi dan berjalan dari Gate C ke Gate D30 terlalu jauh, akhirnya saya harus kembali rebook pesawat yang harusnya berangkat jam 5.46pm ke jam 09.59PM god,,,mundur lagi.

 

Saya terpaksa tidur di bangku di DC, cuaca masih mendung, bahkan selama perjalanan saya tidak sempat lihat matahari , 2 Dunkin donuts, dan secangkir coffee menemani saya selama kurang lebih 6 jam . Mungkin saya terlalu banyak diberi makanan dan minuman selama perjalanan Tokyo-Washington jadinya enegh.

 Tepat jam 10.00 Malam pesawat take off menuju Orlando international airport, menggunakan United airlines juga saya sedikit kaget mendengar pilotnya berkata, maaf delay beberapa menit karena engine ke dua mati, jadi saya harus coba dulu apakah berjalan atau tidak,,alamak,,dan tidak sampai sepuluh menit pesawat take off dan terbang dengan mulus ,, walau ada beberapa kali turbulence, tapi alhamdulilah saya tiba dengan selamat di Orlando, Florida tepat pukul 00.30 malam


Blog EntryAug 17, '10 3:42 AM
for everyone
Jakarta is a beautiful city full of creative freedom, just have a look, there's always NEW kind of food and a fun hangout, it can be obtained from cheap to expensive, development and good economic growth, level of ability of people to live more than the previous year, but there was disappointment that we never know when it will end.
 probably will not, because this has become a habit and not the responsibility of anyone we do it because the moral burden that has been reduced, forget the ethics of virtue, self-centered attitude control seemed too heavy, and may unthinkable to change it, the answer is easy .. if we are good but the rest are not its useless..,,and it wont change anything, again because we are too selfish….below daily life in Jakarta street

 On Highway congestion has spent extraordinary productivity, poor transport facilities and unprofessional cause people are lazy by train (full), Busway (management and sexual harassment), public transportation? (Heat, waiting for the car until its full) so if you do not choose your own car, of course, taxi, motorcycle taxi (ojek) as a last option.

(Angkot) public transportation stops normally waiting for passengers no matter the small streets and blocked the car behind them , : I will not go with empty or 1-2 passenger otherwise I wont achieve target and need money for family

 Motorbike don’t care the rules, they even use opposite way, don’t care rules and sometime even go when the light still red and blocked the road : We chose motorbike as others did , so do not blame me

Taxis Motor: Helmets will be used when there are cops, so take it easy , no policeman here

Street vendors who take space of pedestrian : this is my luck, if not here, can you tell me how I get the customer and find the money?

 Street walkers cant find the bridge or zebra cross anymore as its too far so they just walk when they find the right time to cross. No matter what the risk 


Passenger bus / public transit stop where they want to stop NOT at the bus stop, if necessary, we can fit a little stuck, why donot stop here

 Public transport Driver: Be Patience (to the passengers) 
 Passengers: sometime not accepted (feeling ) as its not their problem 


Cars are located in the front : , horn from the back: damn, they already know stuck, still honking, Be patient…
Car in the back horns           : damn that front, they stupid don’t know how to drive and its too slow 

Street vendors who makes more stuck in traffic light normally when they make transaction, customer gave them big amount and vendors trying hard to find the change, at worst he have to change the money to other vendor street while the cars is start to go 

Officials people cars do not care if the road is very bad traffic because they feel competent and gain privileges on the highway , it would increase traffic congestion


 Street vendors in the FULL bus and VERY FULL train don’t care they disturb all passangger isnetad of selling their items: I just need to find money for my family. Don’t use the train if you complaint , use taxi is much more comfortable so that we wont disturb you ( to the passangger) 


 Transportation Facilities Queue in Busway, Trains and Public Transport are always scary. We just think to get chance to get ini,,, some of them understand queue, but look at when the door is open,, they run

 Passengers who are inside: its full, do not force yourself to come 
 Passengers keep pushing to get the train as they have waited for so long to get the train and the next train is still the same . FULL, we must skillfully squeezed Risk Passengers: sexual harassment, pickpocketing officers train carriage risk: they have been warned, but passangger are very stubborn, so they know what the risk to snatch. Sometime Passengers don’t want to move because they think that their destinantion is not too far or they have find good pose () unless its needed


 Have we ever as passangger say thank you to the Angkot driver or kernet??? Some of the reason is FOR WHAT ? do they deserve as we pay ( not free)?


 LETS try to respect ourselves by respect others and lets change Jakarta’s attitude

Photo AlbumAlbum baru kita Apr 26, '10 1:26 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

NoteMar 16, '10 3:01 PM
for everyone

VideoNov 21, '09 7:24 PM
for everyone
Visit UK cities Cornwall, Truro, Penryn, Falmouth, Plymouth, London, Kent, Ashford, Guilford, Birmingham, Liverpool, Manchester+ Wales cardiff + Scotland (Glasgow & Edinburgh)

European Union
(France-Spain-Italy-Hungaria-Austria-German-Czech Republic-Nederland-Belgium)



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Photo AlbumFRENCH National Day, JULY 14Oct 20, '09 7:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumLeS MISERABLE http://www.lesmis.com/index.phpOct 20, '09 7:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumBARCELONA es Maravillosa............Oct 20, '09 7:23 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumL O N D O N E R SOct 20, '09 7:22 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumAUSTYLE @ AUSTRIA ,WienOct 20, '09 7:22 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumPARIS .....J'ADORE ( EIFFEL I'm IN LAUGH)Oct 20, '09 7:18 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumBUDAPEST- HUNGARIAOct 20, '09 7:17 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumEdan di Edin, SCOTLANDOct 20, '09 7:15 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumLONDON DEUI MANGGGOct 20, '09 7:14 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo Albumnazi consentration, DACHAU GERMANOct 20, '09 7:13 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumBERLINang @ BERLINOct 20, '09 7:13 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumDen Bosch, NEDERLANDOct 20, '09 7:12 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumVATICAN cityOct 20, '09 7:12 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

ddd
dThumbnaild
ddd

Pages:12345

Oggi Gunadi

www.oggigunadi.wordpress.com